Search

Perilaku Konsumen ~

CONSUMER BEHAVIOUR CLASS (KELAS PERILAKU KONSUMEN)

TUESDAY MORNING DEPARTMENT OF FAMILY AND CONSUMER SCIENCES

FACULTY OF HUMAN ECOLOGY-BOGOR AGRICULTURAL UNIVERSITY

Lecturer : Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M. Sc.

 

Konsumen dan Ekonomi

Oleh: Annisa Chandrayuni Rohima, Mayor STK (Statistika)

FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCE

 

Konsumen ??

Konsumen ialah pembeli dan pengguna barang dan jasa. Konsumen memiliki perilaku, selera, persepsi, dan sikap yang berbeda-beda. Pada perspektif ekonomi makro, konsumen memegang peranan penting dan rumah tangga adalah konsumen yang paling besar.

Landasan utama perilaku konsumen adalah ekonomi. Apakah konsumen tersebut memiliki uang atau tidak berpengaruh pada seberapa besar konsumen membeli/menggunakan barang dan jasa yang ditawarkan. Di Indonesia, jumlah penduduk yang besar menjadikan negeri ini sebagai target pemasaran dari perusahaan domestik maupun multinasional.

Mengapa konsumen sangat diperlukan dalam perekonomian ?

Bagaimana cara konsumen menentukan barang dan jasa yang diinginkannya?

cerita inspirasi

Nama   : Annisa Chandrayuni Rohima

NRP    : G14100028

Laskar : 11

Namanya Rara. Dia adalah temanku sejak kelas X hingga XII SMA. Kehidupannya sebenarnya biasa-biasa saja hingga suatu hari, saat kami naik ke kelas XI, dia berkata kepada teman-temannya, termasuk padaku, bahwa ia tidak diberi uang jajan karena suatu alasan tertentu. Selama beberapa hari, ia selalu meminta makanan kepada teman-temannya saat istirahat.

Beberapa hari kemudian, ia membawa kantong kresek yang cukup besar. Ternyata mulai hari itu, ia mulai berjualan roti isi. Awalnya, rotinya hanya berisi sosis dan keju. Karena banyak yang membeli, Rara pun menambah jumlah jualannya. Pelan-pelan, teman-teman dari kelas lain pun mulai berdatangan ke kelasku untuk membeli roti Rara jika mereka malas ke kantin. Selain rasanya yang enak, kualitasnya pun terjamin sehingga roti Rara semakin laku. Bahkan guru-guru dan pesuruh sekolahpun membeli roti dari Rara.

Akhirnya, karena semakin laku, Rara menambahkan variasi jualannya. Ada donat, cakue, dan cireng dengan kisaran harga antara Rp 1000,00 hingga Rp 2000,00. Keuntungan Rara dari berjualan itu sekitar 50%. Hanya dengan bermodalkan tepung, gula, mentega, minyak, dan saos, Rara pun memiliki penghasilan sendiri dari jualannya itu. Bahkan kadang-kadang kami ditraktir olehnya. Akhirnya oleh teman-teman sekelas Rara pun dijuluki “Juragan Roti”.